Bagikan ke Teman :


Mengenal ragam material plafon dari masa ke masa. Jika pada artikel sebelum-sebelumnya kita sudah sedikit membahas mengenai plafon dari bahan PVC (Polyvinyl Chloride ) dan gypsum yang sedang populer dipilih oleh masyarakat belakangan ini. Pada kesempatan kali ini tim Plafon Kita Salatiga akan membahas mengenai ragam material lain yang biasa digunakan untuk plafon dan mungkin dulu juga pernah menjadi primadona pilihan warga salatiga sebelum era gypsum dan PVC.

Bagi anda yang anti mainstream dan ingin terlihat beda plafon rumah anda dengan tetangga, boleh jadi bahan berikut dapat anda pertimbangkan untuk dipilih.

Plafon dari Material Anyaman Bambu

Bisa jadi mungkin ini salah satu material pertama selain kayu yang digunakan oleh masyarakat di sekitar kita khusunya area salatiga tempo dulu. Plafon dari anyaman bambu jika kita amati masih banyak digunakan di beberapa rumah tua yang berdinding kayu maupun pada saung-saung tempat makan sekarang yang konstruksi bangunan nya juga terbuat dari bambu. Karena di anyam sebetulnya plafon ini bisa memiliki ragam motif yang keren. Plafon ini memberikan kesan yang natural dan cocok dipadukan untuk rumah yang bernuasan alami dan berdinding kayu. Salah satu kekuranganya mungkin umur pakai relatif lebih pendek jika dibanding dengan material lain.

sumber : Pinterest

Plafon dari Material Kayu

Selanjutnya ada plafon yang terpasang dari material kayu, saat ini mungkin agak jarang kita jumpai pada pemasangan plafon baru menggunakan material kayu untuk rumah hunian biasa. Tapi untuk rumah-rumah lama di desa atau rumah joglo mungkin masih banyak kita jumpai. Alesan mengapa plafon kayu tidak lagi menjadi pilihan adalah harga bahan dengan ukutan sama kayu lebih mahal namun jika berbicara kehandalan dan kekuatan bahan dari material kayu belum terkalahkan.

sumber : Pinterest

Plafon dari Material Triplek/Multiplek

Material triplek sampai saat ini juga menjadi alternatif pilihan pemasangan plafon. Salah satu yang menjadi kelebihan material triplek adalah mudah didapat, murah harganya dan pemasangan juga simple. Sedangkan salah satu yang menjadi kekurangannya gampang terjadi lendutan/gelombang jika sudah terpasang beberapa tahun

Plafon dari Material Eternit /Asbes

Salah satu bahan material yang sempet jadi primadona pada masanya, buktinya sampai sekarang orang masih banyak menyebut plafon dengan ternit -seperti orang menyebut air mineral dengan aqua, pompa air dengan sanyo.

Bagi generasi lama, sudah pasti familiar dengan jenis material ini tapi mungkin bagi generasi milenial mereka mungkin belum tahu apa itu eternit. Eternit/Asbes merupakan serat mineral, disebut asbestos, yang menjadi campuran semen dalam papan plafon. Asbes dikenal tahan air dan api, awet, namun mudah retak. Harganya juga sangat terjangkau. Namun sejak berbagai penelitian menyimpulkan bahwa terkena paparan atau menghirup asbestos dapat menyebabkan berbagai penyakit paru-paru dan bahkan kanker, asbes mulai ditinggalkan dan pilihan berganti ke gypsum yang secara material dan hasil pemasangan hampir sama namun tidak memiliki efek samping kesehatan.

sumber : elcee.org

Nah itu tadi ragam material plafon yang umum digunakan oleh masyarakat di sekitar salatiga dan sekitarnya, saya yakin masih ada material plafon lain yang bisa digunakan, beritahu tim plafon kita salatiga dengan chat melalui komentar. Terimakasih????

Bagikan ke Teman :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.